Foto pembukaan acara (ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan) Jogja Membaca 4 oleh kepala BPAD DIY
Ini adalah sekelumit kisahku yang kala itu diliputi kebingungan dalam menentukan masa depan, melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi. Ya, perguruan tinggi adalah tujuanku, meskipun aku tak memikirkannya secara matang-matang untuk itu. Tapi entah ada angin apa, pilihanku jatuh pada Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, jurusan yang tak pernah ada dibenakku. Kenapa harus Ilmu Perpustakaan???, Kenapa harus di UIN Sunan Kalijaga???.
Tahun 2012, itu mungkin salahsatu tahun terpenting dalam hidupku. Aku bertanya kepada kakak (sepupu) saya ("http://enamlewatenam.blogspot.com/" adalah blog pribadinya), aku bertanya "aku harus (melangkah) kemana? aku ingin berubah". "Mungkin, kamu sekolah di Universitas Islam ajah, agar kamu dapat ilmu agama juga", jawabnya. "adakah yang lain?", tanyaku kembali. "Menurutku itu (di UIN) yang terbaik" jawabnya. Aku berfikir sejenak, dalam benakku, aku bertanya "apakah aku akan bertahan disana?", sementara orang tuaku juga menghawatirkanku. Orang tuaku khawatir jika suatu saat nanti aku masuk di UIN, aku salah bergaul, dan menjadi orang yang 'radikal' dan 'ekstrim' dalam mendalami agama. Karena orang tuaku pernah menjumpai orang lulusan UIN yang demikian menurutnya. Dan aku sangat memikirkannya.
Waktu tak terasa berlalu begitu cepatnya, pendaftaran SNMPTN telah dibuka, semua siswa diwajibkan untuk mendaftar. Dan aku mencobanya, aku pilih Pendidikan Teknik Mekatronika UNY sebagai pilhan pertama, dan diikuti Pendidikan Agama Islam UIN SUKA. Aku belum berfikir untuk mengambil Ilmu Perpustakaan, aku tak memikirkannya.
UN berlalu, pengumuman SNMPTN menyambutnya semua orang bersiap-siap untuk melihatnya tak terkecuali aku. Ku buka websitnya (http://snmptn.ac.id/) ku lihat dan ku baca, ternyata tulisan berwarna merah, pertanda aku tak masuk. Aku tahu dan aku sadar, tak perlu ada yang disesalkan, perjuangan belum berakhir, dan tak pernah berakhir selagi jantung masih berdetak.
SBMPTN dibuka sebulan setelah pengumuman. Aku mencoba peruntungannya 'dipertarungan' ini. Aku mendaftar secara online dirumah temanku yang baik hati dan tidak songong :D..., Rizki Kurnia namanya. Aku pinjam laptopnya dan ku 'pantengin' layarnya, ku pilah-pilih jurusan sambil ku bandingkan antara yang satu dengan yang lainnya, ku buka BAN PT juga untuk melihat akreditasinya. Tiga jam berlalu, dan ku 'tambatkan' pilihanku pada Jurusan Ilmu Perpustakaan (IP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada pilihan pertama, diikuti Pendidikan Fisika UNY dan Pendidikan Teknik Sipil UNSOED berturut-turut. IP, mungkin aku nanti rajin membaca, dan aku suka buku yang banyak pikirku.
Waktu tes SBMPTN semakin dekat, aku berangkat ke Jogja. Aku pilih tempat tes di Jogja agar sekalian aku melihat keindahannya dan melihat tempatku mencatatkan sejarah nantinya. Waktu tes pun tiba sedikit kisahnya tercantum dengan berantakan disini, aku harap tidak usah dibaca.
Waktunya pengumuman SBMPTN, aku menyambutnya dengan antusias seolah sudah pasti diterima. Aku baca pengumumannya, dan ternyata benar, aku diterima, aku sangat bersyukur akannya karena banyak dari temanku yang tidak lolos SBMPTN. Aku juga diliputi rasa penasaran dengan Jurusan Ilmu Perpustakaan (IP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, aku ingin cepat berangkat kuliah, aku ingin tahu.
Waktu 'pengangguranku' habis, waktu berangkat kuliah tiba. Dan aku sambut dengan penuh semangat, aku terkaget saat melihat mata kuliah di jurusan IP, ternyata sangat komplit. Sebagian besar orang menganggap bahwa kuliah IP itu cuma menata buku, aku dulu juga berfikir demikian, namun sekarang TIDAK. Ilmu Perpustakaan adalah jurusan yang keren. Di IP diajarkan ilmu psikologi, ilmu komputer, ilmu manajemen, ilmu pemasaran, ilmu agama (sudah pasti), dan ilmu-ilmu yang lain untuk menunjang perpustakaan.
Di Ilmu Perpustakaan, kami di didik agar tujuan dari perpustakaan terwujud, yakni untuk menciptakan masyarakat terpelajar dan terdidik, terbiasa membaca, berbudaya tinggi serta mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat ( Long life education ).
أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى الَّلحْدِ
Artinya : ”Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat”. (Al Hadits)
Demikianlah kisahku dan kerennya Jurusan Ilmu Perpustakaan (IP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, semoga bermanfaat.
0 komentar :
Posting Komentar